Minggu, 28 September 2014

Informasi mengenai jaringan komputer dan hardware yang digunakan


INFORMASI MENGENAI JARINGAN KOMPUTER DAN HARDWARE YANG DIGUNAKAN


Pada artikel kali ini,saya akan berbagi informasi mengenai jaringan komputer,hardware apa saja yang digunakan dalam jaringan komputer,dan topologi apa saja yang sering di gunakan dan jaringan komputer.berikut pembahasannya    :






PENGERTIAN JARINGAN KOMPUTER
Jaringan komputer Adalah sekelompok komputer otonom yang saling berhubungan antara yang satu dengan lainnya,
nMenggunakan suatu protokol komunikasi melalui media komunikasi sehingga dapat saling berbagi dan bertukar informasi.

TUJUAN PEMBANGUNAN JARINGAN KOMPUTER
Mengantarkan informasi secara tepat dan akurat dari sisi pengirim ke sisi penerima dan merupakan sarana komunikasi bedasarkan aspek teknologi masa kini

MANFAAT JARINGAN KOMPUTER
Manfaat dari jaringan komputer adalah sebagai berikut  :
Berbagi sumber daya (sharing resources)
Media komunikasi
Integrasi data
Pengembangan dan pemeliharaan
Keamanan data
Sumber daya lebih efisien dan informasi terkini.

KATEGORI JARINGAN
1.LAN( Local Area Network)
2.MAN(Metropolite Area Network)
3.WAN(Wide Are Network)
sekarang mari kita bahas satu persatu kategori jaringan.
1.LAN (Local Area Network)
Jaringan komputer yang berhubungan dalam satu lokasi (misalkan dalam suatu gedung)
ciri ciri LAN :
A.Beroperasi pada area yang terbatas
B.Koneksi peralatan berdekatan
C.Menyediakan fulltime konektifitas
D.Kendali jaringan dibawah administratsi lokal
2.MAN (Metropolite Area Network)
Meliputi area yang lebih besar dari LAN, misalnya antar wilayah dalam satu propinsi & Menghubungkan beberapa buah jaringan-jaringan kecil ke dalam lingkungan area yang lebih besar
Sebagai contoh yaitu : jaringan Bank dimana beberapa kantor cabang sebuah bank di dalam sebuah kota besar dihubungkan antara satu dengan lainnya
3.WAN (Wide Area Network)
WAN digunakan untuk menghubungkan beberapa LAN yang terpisah oleh jarak yang jauh
WAN dirancang untuk:
¨Beroperasi di wilayah yang sangat luas.
¨Memungkinkan akses melalui interface yang berurut pada kecepatan rendah
¨Menyediakan koneksi full-time dan part-time
¨Menghubungkan alat-alat yang terpisah jauh bahkan oleh area yang sangat luas
sekarang,kita akan membahas Hadware yg digunakan pada jaringan komputer .
Bedasarkan fungsinya,Hardware pada jaringan komputer dibagi menjadi sebagai berikut:
1.Unit Masukan
2.Unit Proses
3.Unit Keluaran
4.Unit Penyimpanan.
mari kita bahas satu persatu
1.Unit Pemasukan.
Unit masukan adalah alat untuk memasukkan data ataupun program untuk diolah oleh komputer sehingga menjadi sebuah informasi. Berikut adalah beberapa contoh unit masukan.Contohnya adalah keyboard,scanner,mouse,CD Rom dan DVD Rom serta voice input
2.Unit Proses
Unit Proses  yang berada di dalam komputer adalah Central Proccessing Unit (CPU). CPU merupakan otak dari segala kegiatan yang berlangsung di dalam tubuh komputer. Tiga unsur yang penting dalam CPU :
A.Primary Storage adalah ukuran besarnya proccessor atau sering disebut dengan main memory
B.Arithmatic logic unit adalah suatu alat yang bertugas melakukan perhitungan dalam komputer.
C.Control unit merupakan suatu alt pengontrol yang berada dalam komputer yang memberitahukan unit masukan mengenai jenis data, waktu pemasukan, dan tempat penyimpanan di dalam primary storage.
3.Unit Keluar
Unit keluaran adalah alat untuk menampilkan hasil pengolahan yang dilakukan oleh CPU. Contohnya adalah Monitor,speaker dan Printer.
4.Unit penyimpanan atau storage adalah suatu media yang dapat menyimpan data secara permanen dalam jangka waktu yang lama sehingga suatu saat data tersebut dapat diambil atau dibaca kembali. Contoh unit penyimpanan adalah sebagai berikut:
A.Flash Disk
B.Hard Disk
C.Compact Disk

Selasa, 23 September 2014

Unshielded Twisted Pair (UTP)

Pada saat kita berbicara, agar suara yang kita ucapkan bisa sampai ke telinga rekan yang kita ajak bicara, dibutuhkan sebuah media trasnmisi, dalam hal ini udara. Setiap jaringan komputer juga membutuhkan media transmisi. Media transmisi jaringan komputer ada banyak, bisa menggunakan media kabel, gelombang radio / wireless, infra red, bluetooth, atau saat ini yang populer menggunakan media cahaya (fiber optic). Kebanyakan media transmisi yang digunakan saat ini adalah jenis kabel. Setiap jenis kabel khususnya mempunyai kemampuan dan spesifikasinya yang berbeda, oleh karena itu dibuatlah pengenalan tipe kabel.  
Kabel Twisted Pair
Kabel twisted-pair adalah jenis kabel yang digunakan untuk komunikasi telepon dan sebagian besar jaringan Ethernet modern. Sepasang kabel membentuk sebuah jalur yang dapat mengirimkan data. Pasangan kebel tersebut dibuat saling melilit untuk memberikan perlindungan terhadap "crosstalk", atau gangguan yang dihasilkan oleh pasangan kabel yang berdekatan. Ketika arus listrik mengalir melalui kawat kabel, akan menciptakan medan magnet kecil melingkar di sekitar kawat. Ketika dua kabel dalam sebuah sirkuit listrik ditempatkan berdekatan, dan medan magnet mereka adalah kebalikan dari satu sama lain, dengan demikian dua medan magnet akan saling menghilangkan satu sama lain. Pasangan kabel tersebut juga akan menghilangkan setiap medan magnet yang berasal dari luar kabel. Dengan memutar kabel maka akan dapat meningkatkan efek saling menghilangkan medan magnet dan secara efektif dapat memberikan perlindungan pada kabel jaringan. Ada 2 jenis umum pada kabel jenis twisted-pair, unshielded twisted pair (UTP) dan shielded twisted pair (STP) 
 
UTP
Kabel UTP adalah media transmisi yang terdiri dari 4 pasang kawat. Kabel UTP digunakan dalam berbagai jaringan. Masing-masing dari delapan kabel tembaga individu dalam kabel UTP ditutupi oleh bahan isolasi. Selain itu, kabel di setiap pasangan yang melilit satu sama lain. 
 
Kabel UTP sering dikombinasikan dengan menggunakan Registered Jack 45 (RJ-45) konektor. RJ-45 adalah konektor delapan kabel yang digunakan biasanya untuk menghubungkan komputer ke sebuah local-area network (LAN), khususnya Ethernet. 
 
Kabel UTP memiliki empat pasang dengan ukuran kawat tembaga 22 atau 24 gauge (gauge merupakan standart pengurkuran kabel). Salah satu faktor yang membedakan kabel UTP dengan kabel lain salah satunya kabel UTP memiliki impedansi 100 ohm. meskipun dahulu kabel UTP dikatakan memiliki kecepatan transfer yang lambat, namun dalam perkembangannya sekarang mampu melewatkan trafik hingga 1 Gbps. Maksimal panjang kabel UTP adalah 100 meter.
STP
Hampir sama dengan UTP hanya saja setiap pasang kawat dibungkus dengan foil logam. Keempat pasang kawan akan dibungkus lagi dengan foil logam atau serabut logam. Tujuannya adaalh untuk mengurangi gangguan seperti electric noise, medan magnet, dll. STP bisa dikombinasikan dengan STP Data Connector atau bisa juga dengan RJ45. Maksimal panjang kabel STP adalah 100 meter. Karena lebih tahan dari noise, kabel STP ini lebih banyak digunakan untuk pengaplikasian outdoor, seperti kabel yang menuju AP di tower. 
 
Standart Pengkabelan 
Setiap kawat didalam kabel jaringan memiliki fungsi yang berbeda sehingga kita tidak bisa asal crimping. Ada dua standart pengkabelan yang paling sering digunakan yaitu : EIA/TIA 568A dan EIA/TIA 568B, dengan cara mengurutkan sususan kabel berdasarkan warna. 
EIA/TIA 568A
Susunan kabel dengan standart EIA/TIA 568A dimulai dengan kabel berwarna putih hijau. maka susunan kabel akan menjadi seperti berikut :
1. Putih Hijau
2. Hijau
3. Putih Orange
4. Biru
5. Putih Biru
6. Orange
7. Putih Coklat
8. Coklat 
  
EIA/TIA 568B
Susunan kabel dengan standart EIA/TIA 568B dimulai dengan warna putih orange. Urutan lengkap kabel dengan standart ini seperti berikut :
1. Putih Orange
2. Orange
3. Putih Hijau
4. Biru
5. Putih Biru
6. Hijau
7. Putih Coklat
8. Coklat   
Kabel Cross & Straight
Pada saat kita bicara tentang pengurutan pin kabel jaringan, tentu sebutanCrossover dan Straight sering kita dengar. Kabel straight merupakan kabel yang ujung awal dengan ujung akhir kabel memiliki urutan pin yang sama. Contoh kabel straight dengan standart pengurutan pin EIA/TIA 568B 
Maka ujung dengan dan ujung belakang sama - sama memiliki susunan pin EIA/TIA 568B. Kemudian untuk kabel cross, sesuai namanya artinya susunan pin berlawanan, atau berseberangan.
Kabel straight dan cross memang sama - sama menghubungkan device ke device lain dalam jaringan komputer, namun device yang bisa dihubungkan dengan masing - masing jenis kabel ini berbeda. Derikut tabel device yang akan dihubungkan dan kabel yang dibutuhkan :  
 
Auto MDI/MDI-X
Perangkat terbaru saat ini biasanya sudah mendukung Auto MDI/MDI-X. Perangkat yang sudah support Auto MDI/MDI-X bisa dihubungkan dengan kabel straight maupun kabel cross. Perangkat akan mendeteksi apakah koneksi membutuhkan crossover, dan secara otomatis akan menggunakan konfigurasi MDI atau MDIX untuk menyamakan koneksi perangkat lawan. 
Pengkabelan
Sebelum melakukan pengkabelan, ada beberapa pertimbangan yang harus dilakukan terlebih dahulu, misalnya berapa jumlah komputer yang akan dihubungkan. Kemudian jarak antar node perangkat.
Alat yang Dibutuhkan
untuk melakukan pengkabelan, siapkan beberapa alat berikut : 
  • Cable UTP/STP, tentukan berapa panjang kabel, dan berapa jumlah kabel yang dibutuhkan. Kualitas kabel juga berbeda pada tiap merk. 
  • RJ45, yang nanti akan digunakan sebagai konektor kabel. 
  • Crimping Tool, untuk melakukan pemasangan konekstor RJ45 ke kabel UTP/STP, biasanya disebit crimping. 
  • LAN Tester, ketika proses pembuatan kabel jaringan sudah selesai, hal terakhir yang perlu dilakukan adalah testing. LAN tester ini digunakan untuk melakukan tsting terhadap kabel jaringan. Indikasi apakah kabel berfungdi dengan normal bisa dari indikator buyi beep LAN tester atau bisa juga dari nyala lampu LED. 
Cara Pengkabelan
  1. Kupas bagian ujung kabel UTP, kira-kira 2 cm.
  2. Buka pilinan kabel, luruskan dan urutankan kabel sesuai standar TIA/EIA 368B
  3. Setelah urutannya sesuai standar, potong dan ratakan ujung kabel, Masukan kabel yang sudah lurus dan sejajar tersebut ke dalam konektor RJ-45, dan pastikan semua kabel posisinya sudah benar. 
  4. Lakukan crimping menggunakan crimping tools, tekan crimping tool dan pastikan semua pin (kuningan) pada konektor RJ-45 sudah “menggigit” tiap-tiap kabel. Setelah selesai pada ujung yang satu, lakukan lagi pada ujung yang lain. 
  5. Langkah terakhir adalah menge-cek kabel yang sudah kita buat tadi dengan menggunakan LAN tester, caranya masukan masing-masing ujung kabel (konektor RJ-45) ke masing2 port yang tersedia pada LAN tester, nyalakan dan pastikan semua lampu LED menyala sesuai dengan urutan kabel yang kita buat. 
Pastikan ujung kabel UTP yang telah terpasang konektor RJ-45 dengan benar, selubung kabel (warna biru) juga ikut sedikit masuk kedalam konektor. 

Minggu, 14 September 2014

Bypass Port pada Mikrotik

Bypass Port Mikrotik, sebuah fitur hardware Mikrotik yang mungkin jarang digunakan. Fitur ini disematkan pada beberapa produk hardware Mikrotik untuk digunakan saat kondisi darurat. Pada dasarnya, fungsi dari Bypass Port ini adalah agar traffic tetap dapat lewat pada saat software atau hardware tidak dapat bekerja, bahkan pada saat mati (power off).
Bagi provider, ketersediaan layanan jaringan adalah hal yang sangat penting. Customer berharap layanan tersebut akan selalu tersedia atau dengan kata lain SLA 100%. Akan tetapi dari sisi penyedia terkadang kendala teknis menjadikan hal tersebut tidak dapat diberikan secara sempurna. Misalnya pada saat Router tiba-tiba hang, tidak bisa booting atau bahkan mati. Pada saat seperti ini, salah satu yang biasanya dilakukan adalah mem-bypass traffic client, tujuannya agar client tetap dapat akses internet.
Untuk provider dengan skala yang masih kecil, terkadang tidak mempunyai perangkat pengganti yang bisa digunakan sewaktu-waktu. Dalam kondisi inilah bypass port Mikrotik dibutuhkan. 
Bypass Port pada RouterBoard
Produk RouterBoard yang terdapat bypass port adalah RB1100 series, seperti RB1100AH,RB1100AHx2,RB1100AHx2-LM,dsb. Pada produk tersebut yang dapat difungsikan sebagai bypass port adalah ether11 dan ether12.
 
Kedua port ethernet tersebut akan terhubung dan dapat melewatkan traffic dalam kondisi RouterBoard mati (power off) serta saat hardware atau OS fail. Jika pada kondisi normal kedua ethernet tersebut bekerja independen. 
Bypass Port pada MikroBits
Selain RouterBoard, Bypass Port juga terdapat pada produk MikroBits series. Secara fungsi sama, akan tetapi dari segi jumlah, Bypass Port pada MikroBits series lebih banyak, yakni 2 pasang (4 port ethernet). Disamping itu, tidak ada switch untuk disable/enable fungsi Bypass. Fungsi tersebut akan selalu aktif pada MikroBits. 
MikroBits Ainos
Memiliki 4 port ethernet (2 pasang) yang dapat difungsikan untuk bypass port. Yakni ether1 dan ether2 serta ether3 dan ether4. 
MikroBits Dinara
Memiliki 4 port ethernet (2 pasang) yang dapat difungsikan untuk bypass port. Yakni ether5 dan ether6 serta ether7 dan ether8.
Percobaan
Untuk dapat mengetahui apakah Bypass Port ini bekerja, kami lakukan sebuah percobaan sederhana. Yaitu dengan menghubungkan 2 buah perangkat pada masing-masing port dan mencoba untuk simulasi ketika perangkat Router Bypass tersebut hang atau mati.
Caranya sederhana, yaitu memasang IP yang satu segment pada Router1 dan Router2, kemudian lakukan test ping. 
  • Router1 : Dihubungkan ke arah RB1100AHx2 menggunakan kabel via ether3 dengan IP 172.16.1.1/30 
  • Router2 : Dihubungkan ke arah RB1100AHx2 menggunakan kabel via ether5 dengan IP 172.16.1.2/30
  • RB1100AHx2: Aktifkan Bypass Port dengan memposisikan switch pada posisi ON (I). 
Pada kondisi RB1100AHx2 normal, maka ether11 dan ether12 bekerja secara independen. Jika dilakukan ping dari Router1 ke Router2 maka hasilnya RTO, sebab kedua ether bekerja pada mode Routing.
 
Pada Kondisi RB1100AHx2 tidak bisa booting (OS Fail) bypass port akan berkerja selayaknya sebuah switch, artinya kedua port ethernet tersebut akan terhubung secara hardware. Router1 dan Router2 dapat berkomunikasi.
Percobaan ketiga dilakukan dengan mematikan RB1100AHx2 dengan cara shutdown dari winbox serta cabut kabel power, hasilnya sama, yakni bypass port akan bekerja. Router1 dapat berkomunikasi dengan Router2.
 
Percobaan Bypass Port MikroBits 
Percobaan yang sama juga kami lakukan pada MikroBits series. Hasil yang didapatkan sedikit berbeda dengan percobaan pada RouterBoard 
Bypass port pada MikroBits akan berjalan/aktif pada saat perangkat mati (power off), sedangkan jika permasalahan terjadi pada sisi OS, maka bypass port tidak berjalan.
Dari hasil percobaan terlihat bahwa bypass port memang bisa berjalan dan diterapkan. Fungsi ini bisa menjadi solusi untuk tetap melewatkan traffic pada perangkat yang rusak tanpa melakukan penggantian perangkat untuk sementara waktu. 

Kamis, 11 September 2014

Langkah Pertama Menjaga Keamanan Router

Setelah selesai dengan setting fitur yang dibutuhkan, terkadang admin jaringan mengabaikan sisi kemanan router. Hal ini akan sangat riskan akan terjadinya serangan terhadap router, terlebih ketika router langsung terkoneksi ke internet dan memiliki ip public. Namun jangan salah, serangan terhadap router tidak selalu berasal dari jaringan internet, bisa juga berasal dari jaringan lokal. Kita akan coba bahas langkah pertama yang perlu dilakukan untuk menjaga router dari orang yang tidak bertanggung jawab. 
Services
Router Mikrotik menjalankan beberapa service untuk memudahkan cara user dalam mengakses router, atau menggunakan fitur lainnya. Service ini by-default akan dijalankan oleh router terus menerus.  Kita bisa cek service yang dijalankan oleh mikrotik di menu IP --> Services
 
Ada beberapa service yang secara default dijalankan oleh router mikrotik. Berikut detail informasi service router MikroTik dan kegunaannya.
  • API : Application Programmable Interface, sebuah service yang mengijinkan user membuat custom software atau aplikasi yang berkomunikasi dengan router, misal untuk mengambil informasi didalam router, atau bahkan melakukan konfigurasi terhadap router. Menggunakan port 8728. 
  • API-SSL : Memiliki fungsi yang sama sama seperti API, hanya saja untuk API SSL lebih secure karena dilengkapi dengan ssl certificate. API SSL ini berjalan dengan menggunakan port 8729. 
  • FTP : Mikrotik menyediakan standart service FTP yang menggunakan port 20 dan 21. FTP biasa digunakan untuk upload atau download data router, misal file backup. Authorisasi FTP menggunakan user & password account router. 
  • SSH : Merupakan salah satu cara remote router secara console dengan secure. Hampir sama seperti telnet, hanya saja bersifat lebih secure karena data yang ditrasmisikan oleh SSH dienskripsi. SSH MikroTik by default menggunakan port 22. 
  • Telnet : Memiliki fungsi yang hampir sama dengan ssh hanya saja memiliki beberapa keterbatasan dan tingkat keamanan yang rendah. Biasa digunakan untuk remote router secara console. Service telnet MikroTik menggunakan port 23. 
  • Winbox :  Service yang mengijinkan koneksi aplikasi winbox ke router. Tentu kita sudah tidak asing dengan aplikasi winbox yang biasa digunakan untuk meremote router secara grafik. Koneksi winbox menggunakan port 8291. 
  • WWW : Selain remote console dan winbox, mikrotik juga menyediakan cara akses router via web-base dengan menggunakan browser. Port yang digunakan adalah standart port HTTP, yaitu port 80. 
  • WWW-SSL : Sama seperti service WWW yang mengijinkan akses router menggunakan web-base, akan tetapi www-ssl ini lebih secure karena menggunakan certificae ssl untuk membangun koneksi antara router dengan client yang akan melakukan remote. By default menggunakan port 443. 
Selanjutnya adalah pertanyaan bagi administrator jaringan, apakah kemudian semua service tersebut akan digunakan ?. Terkadang admin jaringan tidak terlalu peduli, service tetap berjalan padahal tidak dibutuhkan, sehingga service ini bisa dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab setiap saat. Pernahkah Anda membuka terminal router MikroTik kemudian muncul pemberitahuan "failure for user root from xx.xx.x.xxx via ssh" ? Error tersebut menginformasikan bahwa ada user yang mencoba mengakses router dengan menebak username dan password router. 
Disable Service
Untuk meminimalisasi user mencoba mengakses router menggunakan service tertentu, administrator jaringan bisa mematikan service yang dirasa tidak digunakan. Misal kita hanya butuh memngakses router via winbox dan web-base, maka kita bisa matikan service selain dua service tadi.
 
Available From 
Administrator jaringan bisa membatasi dari jaringan mana router bisa diakses pada service tertentu dengan menentukan parameter "Available From" pada setting service. dengan menentukan "Available From", maka service hanya bisa diakses dari jaringan yang sudah ditentukan. Ketika ada yang mencoba mengakses router dari jaringan diluar allowed-address, secara otomatis akan ditolak oleh router. Parameter "Available From" bisa diisi dengan IP address ataupun network address. 
 
Ubah Port 
Selain menentukan allowed address, administrator jaringan juga bisa mengubah port yang digunakan oleh service tertentu. Seseorang yang berkecimpung di dunia jaringan bisa menebak dengan mudah port default yang biasa digunakan oleh service - service tertentu.
Management User
Beberapa administrator kadang berpikir bahwa dengan memberi password saja sudah cukup. Kemudian men-share username dan password ke beberapa rekan teknisi, bahkan untuk teknisi yang hanya memiliki akses monitoring router juga diberikan hak akses admin. Hal ini tentu akan sangat riskan ketika router yang dihandle merupakan router penting. Berikut beberapa tips management user yang bijak.
Group Policies 
Teknisi yang hanya memiliki tanggung jawab monitoring jaringan tidak membutuhkan hak akses full terhadap router. Biasanya hak akses full hanya dimiliki oleh orang yang paling tahu terhadap kondisi dan konfigurasi router. Admin jaringan bisa membuat user sesuai dengan tanggung jawab kerja masing - masing dengan menentukan group dan policies pada setting user. Jika menggunakan Winbox, masuk ke menu System --> User --> Tab Group. 
 
Ada beberapa opsi kebijakan yang akan diberikan untuk menentukan priviledge user. berikut detail opsi policy dan hak yang dimiliki : 
  • local : kebijakan yang mengijinkan user login via local console (keyboard, monitor)
  • telnet : kebijakan yang mengijinkan use login secara remote via telnet
  • ssh : kebijakan yang mengijinkan user login secara remote via secure shell protocol
  • ftp : Kebijakan yang mengijinkan hak penuh login via FTP, termasuk transfer file dar/menuju router. User dengan kebijakan ini memiliki hak read, write, dan menghapus files.
  • reboot : Kebijakan yang mengijinkan user me-restart router.
  • read : Kebijakan yang mengijinkan untuk melihat Konfigurasi router. Semua command console yang tidak bersifat konfigurasi bisa diakses.
  • write : Kebijakan yang mengijinkan untuk melakukan konfigurasi router, kecuali user management. Policy ini tidak mengijinkan user untuk membaca konfigurasi router, user yang diberikan policy wirte ini juga disarankan juga diberikan policy read.
  • policy : Kebijakan yang meemberikan hak untuk management user. Should be used together with write policy. Allows also to see global variables created by other users (requires also 'test' policy).
  • test : Kebijakan yang memberikan hak untuk menjalankan ping, traceroute, bandwidth-test, wireless scan, sniffer, snooper dan test commands lainnya.
  • web : Kebijakan yang memberikan hak untuk remote router via WebBox
  • winbox : Kebijakan yang memberikan hak untuk remote router via  WinBox
  • password : Kebijakan yang memberikan hak untuk mengubah password
  • sensitive : Kebijakan yang memberikan hak untuk melihat informasi sensitif router, misal secret radius, authentication-key, dll.
  • api : Kebijakan yang memberikan hak untuk remote router via API.
  • sniff : Kebijakan yang memberikan hak untuk menggunakan tool packet sniffer.
Allowed Address
"Allowed Address" digunakan untuk menentukan dari jaringan mana user tersebut boleh akses ke router. Misalkan admin jaringan memiliki kebijakan bahwa teknisi hanya boleh mengankses router melalui jaringan lokal, tidak boleh melalui jaringan public. pada kasus seperti ini, kita bisa menggunakan opsi "Allowed Address".
 
Allowed address bisa dengan ip address atau network addresss. Jika kita isi dengan ip address, maka user hanya bisa login ketika menggunakan ip address tertentu, jika kita isi network address, user bisa digunakan pada segmen Ip address tertentu.
MikroTik Neighbor Discovery Protocol (MNDP)
Merupakan layer 2 broadcast domain yang mengijinkan perangkat yang support MNDP atau CDP untuk saling "menemukan". Contoh paling sederhana ketika kita scan winbox untuk meremote router. Dengan melakukan scan, akan muncul informasi mac address, identity, dan ip address router. Sehingga pada saat MNDP ini berjalan, user yang berada dalam jaringan router bisa dengan mudah menemukan router, dan mengetahui beberapa informasi router. Pada router Mikrotik, router yang menjalankan MNDP bisa dilihat di menu IP --> Neighbors. Akan terlihat router yang sedang terkoneksi dan menjalankan MNDP.
 
Agar router tidak menampilkan informasi ketika ada user yang melakukan scan discovery protokol, administrator jaringan disarankan untuk men-disable discovery interface. Jika menggunakan Winbox, masuk ke menu IP --> Neighboor --> Tab Discovery Interfaces.
 
Misalnya kita disable ether2 pada setting discovery interfaces, maka router tidak dapat di scan atau "ditemukan" dari jaringan yang terkoneksi ke ether2. 

Jumat, 05 September 2014

Jaringan Komputer / Networking
Jaringan  komputer  adalah  koneksi  antara  dua  device atau  lebih, yang terhubung secara fisik maupun secara logika sehingga bisa saling bertukar informasi. Jaringan komputer dapat dikatakan  terkoneksi  apabila  device yang ada dalam jaringan tersebut  bisa  saling  bertukar  data/informasi dan berbagi resource yang dimiliki.
Manfaat Jaringan Komputer 
Ada beberapa pertimbangan kenapa kita perlu membangun sebuah jaringan komputer. Pertimbangan ini juga merupakan manfaat dari sebuah jaringan komputer.
Resource Sharing
Dengan adanya jaringan komputer, berbagi resource bisa dilakukan tanpa terkendala jarak. Resource sharing meliputi :
  • Data Sharing, dengan adanya jaringan komputer kita bisa dengan mudah berbagi data seperti dokumen, gambar, video, dll dengan kolega yang ada di lokasi yang jauh bahkan di negara yang berbeda. 
  • Hardware Sharing, jika dulunya satu komputer satu printer, dengan jaringan komputer, satu printer bisa digunakan oleh beberapa komputer sekaligus. Tidak hanya printer, kita bisa sharing storage dan banyak hardware lainnya. 
  • Internet Access Sharing, jaringan komputer kecil memungkinkan beberapa komputer berbagi satu koneksi internet. Device khusus seperti router, memiliki kemampuan mengalokasikan bandiwdth  dengan mudah untuk komputer user yang membutuhkan. 
Connectivity dan Communication 
Individu dalam sebuah gedung atau workgroup dapat dikoneksikan dalam jaringan LAN. Beberapa LAN dengan lokasi yang berjauhan terkoneksi kedalam jaringan WAN. Ketika jaringan sudah terbentuk dan terhubung, maka komunikasi antar user bisa terjadi, misalnya dengan menggunakan teknologi email. 
Data Security and Management 
Dalam Dunia bisnis, jaringan memberikan kemudahan bagi administrator untuk melakukan managemen data penting perusahaan dengan lebih baik. Daripada data penting ini ada di setiap perangkat komputer karyawan yang bisa pengelolaan data dilakukan secara serampangan, akan lebih aman dan lebih mudah ketika data tersebut disimpan secara terpusat dengan menggunakan Shared Server. Dengan cara seperti ini, karyawan perusahaan lebih mudah dalam mencari data. Administrator juga dapat memastikan bahwa data dibackup secara reguler, dan memungkinkan untuk menerapkan security dengan cara menentukan siapa yang boleh membaca atau menulis data yang bersifat penting. 
Performance Enhancement dan Balancing
Dalam kondisi tertentu sebuah jaringan dapat digunakan untuk meningkatkan kinerja dari beberapa aplikasi dengan cara mendistribusikan tugas komputasi pada beberapa komputer pada jaringan.
Entertainment
Jaringan komputer terutama internet, biasanya menyediakan banyak jenis hiburan dan permainan. Seperti multi-player game yang bisa dimainkan oleh beberapa user dalam waktu yang bersamaan, atau sekedar menonton video.

Kekurangan Jaringan Komputer
Biaya Network Hardware, Software dan Setup 
jaringan komputer tidak terbentuk begitu saja, membuat jaringan komputer tentu membutuhkan investasi hardware dan software, perencanaan, design jaringan, dan implementasi jaringan.
Biaya Managemen Hardware/Software dan Administrasi 
Jaringan komputer membutuhkan perawatan dan pemeliharaan secara berkala oleh IT profesional.
Sharing yang Tidak Diinginkan
Disamping kemudahan dalam melakukan sharing informasi, ada resiko dimana file yang disharing terinfeksi virus komputer, sehingga bisa dengan mudah tersebar. 
Perilaku yang Ilegal atau Tidak Diinginkan
Hampir sama dengan point sebelumnya, jaringan komputer memudahkan untuk berkomunikasi, akan tetapi membawa resiko lain, seperti mengambil atau memproduksi konten ilegal, pembajakan, dll. 
Data Security Concerns
pada jaringan komputer yang diimplementasikan dengan baik, keamanan data bisa tetap terjaga. Sebaliknya, jika implementasi yang terkesan asal - asalan, maka data yang ada dalam jaringan tersebut juga dalam bahaya. Serangan hacker mungkin saja terjadi, sabotae, atau yang cukup riskan adalah upaya untuk mencuri dokumen penting perusahaan. 

Jenis Jaringan Komputer
Bersadarkan Jenis Transmisi 
Dalam mempelajari jenis jaringan komputer terdapat beberapa klasifikasi yang cukup penting yaitu teknologi transmisi dan jarak. Secara teori, jaringan komputer dibagi berdasarkan transmisi dan jarak. Terdapat dua jenis jaringan berdasarkan teknologi transmisi,  yaitu jaringan broadcast dan jaringan point-to-point.
  • Jaringan Broadcast memiliki saluran komunikasi tunggal yang dipakai bersama-sama oleh semua device yang terkoneksi ke jaringan. Pesan-pesan berukuran kecil, disebut paket, yang dikirimkan oleh suatu mesin akan diterima oleh mesin-mesin lainnya. Field alamat pada sebuah paket berisi keterangan tentang kepada siapa paket tersebut ditujukan. Saat menerima paket, mesin akan mencek field alamat. Bila paket terserbut ditujukan untuk dirinya, maka mesin akan memproses paket itu, bila paket ditujukan untuk mesin lainnya, mesin terserbut akan mengabaikannya.
  • Jaringan Point-to-Point terdiri dari beberapa koneksi pasangan individu, dari satu device ke satu device lain. Untuk mengirim paket dari sumber ke suatu tujuan, sebuah paket pada jaringan jenis ini mungkin harus melalui satu atau lebih mesin-mesin perantara. Seringkali harus melalui banyak route yang mungkin berbeda jaraknya. Karena itu algoritma route memegang peranan penting pada jaringan  point-to-point. 
Pada umumnya jaringan yang lebih kecil dan terlokalisasi secara geografis cendurung memakai broadcasting, sedangkan jaringan yang lebih besar menggunakan point-to-point.

Berdasarkan Geografis 

Alternatif lain dalam melakukan klasifikasi sebuah jaringan adalah berdasarkan pada cakupan geografis sebuah jaringan. LAN, MAN, WAN, dan internet bisa dikatakan sebagai true network, artinya komputer-komputer yang bekomunikasi dengan cara  bertukar data/pesan melalui kabel yang lebih panjang. 
  • Local Area Network (LAN)
  • Local  Area  Network  (LAN)  dapat  didefinisikan  sebagai  kumpulan  komputer yang  saling  dihubungkan  bersama  didalam  satu  area  tertentu  yang  tidak  begitu  luas, seperti  di  dalam  satu  kantor  atau  gedung.  LAN  dapat juga  didefinisikan berdasarkan pada  penggunaan  alamat  IP  komputer  pada jaringan.  Suatu  komputer  atau  host  dapat dikatakan  satu  LAN  bila  memiliki  alamat  IP  yang  masih  dalam  satu alamat  jaringan, sehingga tidak memerlukan router untuk berkomunikasi. Jaringan  LAN  dapat  juga  dibagi  menjadi  dua  tipe,  yaitu  jaringan  peer  to  peer dan jaringan  client-server.  Pada jaringan peer to peer,  setiap komputer yang terhubung dapat  bertindak  baik  sebagai  workstation  maupun  server,  sedangkan  pada  jaringan client-server,  hanya  satu  komputer  yang bertindak  sebagai  server  dan  komputer  lain sebagai  workstation
  • Metropolitan  Area Network (MAN)
  • Metropolitan Area Network (MAN) pada dasarnya merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar dan biasanya memakai teknologi yang sama dengan LAN.  MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang berdekatan dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum. Alasan utama memisahkan MAN sebagai kategori khusus adalah telah ditentukannya standart untuk MAN, dan standart ini sekarang sedang diimplementasikan. Standart tersebut disebut DQDB (Distributed Queue Dual Bus) atau 802.6 menurut standart IEEE, DQDB terdiri dari dua buah kabel unidirectional dimana semua komputer dihubungkan. Setiap bus mempunyai sebuah head–end, perangkat untuk memulai aktivitas transmisi. 
  • Wide Area Network  (WAN)
  • Wide Area Network  (WAN) merupakan jaringan komputer yang mencakup daerah geografis yang luas, sering kali mencakup sebuah negara atau benua. 
  • Internet
  • Internet (kependekan dari interconnection-networking) adalah seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar sistem global Transmission Control Protocol/Internet Protocol Suite (TCP/IP) sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia, bahkan antar planet.
Jaringan Tanpa Kabel
Disebut juga jaringan nirkabel, hampir sama seperti halnya jaringan kabel, hanya saja koneksi antar host tidak lagi menggunakan media kabel. Biasanya jaringan tanpa kabel menghubungkan satu sistem komputer dengan sistem yang lain dengan menggunakan beberapa macam media transmisi tanpa kabel, seperti gelombang radio, gelombang mikro, maupun cahaya infra merah. 
  • Inframerah biasa digunakan untuk komunikasi jarak dekat, dengan kecepatan 4 Mbps. Dalam penggunaannya untuk pengendalian jarak jauh, misalnya remote control pada televisi serta alat elektronik lainnya.
  • Transmisi data menggunakan gelombang radio biasa kita kenal dengan WiFi atau WLAN. 
Topologi Jaringan 
Topologi  adalah  suatu  cara  menghubungkan  komputer  yang  satu  dengan komputer lainnya sehingga membentuk jaringan. Ada beberapa macam topologi yang umum digunakan saat ini, yaitu topologi bus, token-ring, star, tree, dan mesh. 
Topologi Bus 
Pada  topologi  bus  digunakan  sebuah  kabel  tunggal  atau  kabel  pusat  di  mana seluruh workstation dan server dihubungkan. Keunggulan topologi busadalah pengembangan  jaringan  atau  penambahan  workstation  baru  dapat  dilakukan dengan mudah  tanpa  mengganggu  workstation  lain.  Kelemahan  dari  topologi  ini adalah  bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan.
 
Topologi Ring 
Pada  topologi  ring,  semua  workstation  dan  server  dihubungkan  sehingga terbentuk  suatu  pola  lingkaran  atau  cincin.  Tiap  workstation  ataupun server  akan menerima dan melewatkan informasi dari satu komputer ke komputer lain, bila alamat-alamat  yang  dimaksud sesuai maka informasi diterima dan bila tidak informasi akan dilewatkan. Kelemahan dari topologi ini adalah setiap node dalam jaringan akan selalu ikut serta  mengelola informasi yang dilewatkan dalam jaringan, sehingga bila terdapat gangguan di  suatu node maka seluruh jaringan akan terganggu. Keunggulan topologi ring adalah  tidak terjadinya collision atau tabrakan pengiriman data seperti pada topologi bus, karena hanya satu node dapat mengirimkan data pada suatu saat.
 
Topologi Star 
Pada topologi star, masing-masing workstation dihubungkan secara langsung ke server atau hub. Keunggulan dari topologi star adalah dengan adanya kabel tersendiri untuk setiap workstation ke server, maka bandwidth atau lebar jalur komunikasi dalam kabel  akan semakin lebar sehingga akan meningkatkan unjuk kerja jaringan secara keseluruhan.  Bila terdapat gangguan di suatu jalur kabel maka gangguan hanya akan terjadi dalam komunikasi antara workstation yang bersangkutan dengan server, jaringan secara  keseluruhan  tidak  mengalami  gangguan.  Kelemahan  dari topologi  star  adalah kebutuhan  kabel  yang  lebih  besar  dibandingkan  dengan  topologi  lainnya.
 
Topologi Tree 
Topologi  tree  dapat  berupa  gabungan  dari  topologi  star  dengan  topologi  bus. 
 
Topologi Mesh 
Topologi mesh digunakan pada kondisi di mana tidak ada hubungan komunikasi terputus secara absolut antar node komputer. Topologi ini merefleksikan desain internet yang  memiliki  multi path ke berbagai  lokasi. 
 

Perangkat Jaringan 
Perangkat  jaringan  adalah  semua  komputer,  peripheral,  interface card, dan perangkat  tambahan yang terhubung ke dalam suatu sistem jaringan komputer untuk melakukan komunikasi data. Perangkat yang umun terdapat pada jaringan komputer terdiri dari :
Server 
Server merupakan pusat kontrol dari jaringan komputer. Server berfungsi untuk menyimpan  informasi  dan  untuk  mengelola  suatu  jaringan  komputer. Server akan melayani  seluruh  client  atau  workstation yang terhubung ke jaringan.  Sistem operasi yang digunakan pada server adalah sistem operasi yang khusus yang dapat memberikan layanan bagiworkstation.
 
Workstation 
Workstation adalah komputer yang terhubung dengan sebuah LAN. Semua komputer  yang  terhubung  dengan  jaringan  dapat  dikatakan  sebagai workstation. Komputer  ini  yang  melakukan  akses  ke  server  guna  mendapat  layanan  yang telah disediakan oleh server.
 
Network Interface Card 
Network Interface Card (NIC) adalah expansion board yang digunakan supaya komputer  dapat  dihubungkan  dengan  jaringan.  Sebagian  besar  NIC  dirancang untuk jaringan,  protokol,  dan  media  tertentu.  NIC  biasa  disebut  dengan  LAN  card.  Contoh sebuah LAN Card seperti diperlihatkan pada Gambar
 

Jika dilihat dari kecepatannya, Ethernet terbagi menjadi empat jenis, yakni sebagai berikut: 
  1. 10 Mbit/detik, yang sering disebut sebagai Ethernet, standar yang digunakan: 10Base2, 10Base5, 10BaseT, 10BaseF.
  2. 100 Mbit/detik, yang sering disebut sebagai Fast Ethernet. Standar yang digunakan: 100BaseFX, 100BaseT, 100BaseT4, 100BaseTX.
  3. 1000 Mbit/detik atau 1 Gbit/detik, yang sering disebut sebagai Gigabit Ethernet, standar yang digunakan: 1000BaseCX, 1000BaseLX, 1000BaseSX, 1000BaseT.
  4. 10000 Mbit/detik atau 10 Gbit/detik, biasa disebut TenGig.
Kabel Jaringan 
Kabel adalah saluran yang menghubungkan antara dua workstation atau lebih. Jenis-jenis kabel yang digunakan dalam jaringan antara lain kabel coaxial, fiber optic, dan Twised Pair
Kabel coaxial hanya memiliki satu konduktor yang berada di pusat kabel. Kabel ini memiliki lapisan plastik yang berfungsi untuk pembatas konduktor dengan anyaman kabel  yang  ada  pada  lapisan  berikutnya.  Kabel  coaxial  memiliki  kecepatan transfer sampai  10  Mbps. Kabel  coaxial  sering  digunakan  untuk  kabel  TV, ARCnet,  thick ethernet dan thin ethernet.  Thick  coaxial / 10Base5 / RG-8  sering digunakan  untuk backbone, untuk instalasi jaringan antar gedung. Kabel ini secara fisik berat dan tidak fleksibel, namun ia  mampu menjangkau jarak 500m bahkan lebih. Thin coaxial / 10Base2 / RG-58 / cheapernet sering digunakan untuk jaringan antarworkstation. Kabel ini secara fisik lebih mudah ditangani daripada RG-8 karena lebih fleksibel dan ringan. Thick coax mempunyai diameter rata-rata 12mm sedangkan thin coaxial mempunyai diameter rata-rata berkisar  5mm. Setiap perangkat dihubungkan dengan BNC Tconnector. Kabel fiber optik memiliki  inti kaca  yang dilindungi oleh beberapa  apisan pelindung. Pengiriman data pada kabel ini menggunakan sinar. Kabel fiber optik memiliki jarak yang lebih jauh daripada twisted  pair dan coaxial. Kabel ini juga memiliki kecepatan transfer data yang lebih baik dalam  pengiriman data, yaitu mencapai 155Mbps. Kabel jenis coaxial saat ini sudah jarang digunakan.
 
Kabel Fiber Optic memiliki dua tipe, yaitu single mode dan multi mode. Tipe kabel single mode memiliki diameter core 9micron, sedangkan kabel multi mode memiliki diameter core sebesar 62,5micron. Kabel fiber optik mulai banyak digunakan karena kemampuan transfer data yang lebih besar, serta jangkauan kabel yang cukup jauh. 
 
Kabel twisted pair, kabel yang biasa digunakan untuk jaringan lokal, secara umum dibagi menjadi 2 tipe, Shielded Twisted Pair (STP) dan Unshielded Twisted Pair (UTP).  Sepasang kabel  yang  di-twist (pilin), yang jumlah pasangannya dapat terdiri dari dua, empat atau lebih. Fungsi twist bertujuan untuk mengurangi interferensi elektromagnetik terhadap  kabel lain atau terhadap sumber eksternal. Kecepatan transfer data yang dapat dilayani  sampai 10Mbps. Konektor yang biasa digunakan adalah RJ-11 atau RJ-45. Dari kedua tipe ini, tipe UTP adalah tipe yang sering digunakan pada jaringan LAN. UTP memiliki 4 pasang kabel terpilin (8 buah kabel) dan hanya 4 buah kabel yang digunakan dalam jaringan. Perangkat yang berkenaan dengan penggunaan jenis kabel ini adalah konektor RJ45 dan Hub/Switch.
 
Hub dan Switch 
Switch adalah perangkat yang juga berfungsi untuk menghubungkan multiplekomputer. Switch secara fisik sama dengan hub tetapi logikalnya sama dengan barisan brigde. Peningkatan kecerdasan dibandingkan hub, yaitu memiliki kemampuan penyimpanan terhadap alamat MAC (Medium Access Control) atau pada link layer model OSI sehingga hanya mengirimkan  data  pada  port  yang  dituju  (unicast).  Hal  ini  berbeda  dengan  hub yang mengirimkan data ke semua port (broadcast). Proses kerjanya adalah apabila paket data datang,  header  dicek  untuk  menentukan  di  segment  mana  tujuan  paket  datanya. Kemudian data akan dikirim kembali (forwaded) ke segment  tujuan  tersebut. 
  • Unmanaged Switch, merupakan tipe pilihan termurah dan biasanya digunakan di kantor atau bisnis kecil dan rumahan. Switch Jaringan Komputer ini melakukan fungsi dasar mengelola lalu lintas data antaraprinter atau periperal dengan satu komputer atau lebih. Tipe switch ini tidak dapat kita kelola layaknya manageable switch yang memiliki fitur tambahan dalam pengaplikasiannya, seperti fungsi VLAN.
  • Managed Switch menawarkan keunggulan yang lebih dengan memiliki User Interface atau menawarkan perangkat lunak yang memungkinkan pengguna untuk melakukan konfigurasi pada switch.  Keunggulan yang ditawarkan ole jenis switch ini adalah dapat melakukan segmentasi pada jaringan dengan konsep VLAN yang bermanfaat untuk memberikan kemanan lebih pada sebuah jaringan, Memudahkan pengguna untuk melakukan pemantauan dan pemeliharaan network traffic. 
 
Bridge 
Bridge  adalah  peranti  yang  meneruskan  lalu  lintas  antara  segmen  jaringan berdasar  informasi  pada  lapisan  data link.  Segmen  ini  mempunyai  alamat lapisan jaringan  yang  sama.  Bridge  bekerja  dengan  mengenali alamat  MAC  asal  yang mentransmisi  data ke jaringan dan secara otomatis membangun sebuah tabel internal. Tabel ini  berfungsi  untuk  menentukan  ke  segmen  mana paket  akan  di route dan menyediakan  kemampuan  filtering. Bridge membagi satu buah jaringan besar kedalam beberapa jaringan kecil. Bridge juga dapat di gunakan untuk mengkoneksinetwork yang menggunakan  tipe  kabel  yang berbeda  ataupun  topologi  yang berbeda pula.
 
Router 
Router  adalah  perangkat  yang  berfungsi  menghubungkan  suatu  LAN  ke  suatu internetworking/WAN  dan  mengelola  penyaluran  lalu-lintas data  di  dalamnya. Router akan  menentukan  jalur  terbaik  untuk  komunikasi  data.  Router  bekerja pada  layer network dari model OSI untuk memindahkan paket-paket antar jaringan menggunakan alamat  logikanya.  Router  memliki  tabel  routing  yang melakukan pencatatan  terhadap semua alamat jaringan yang diketahui dan lintasan yang mungkin dilalui serta waktu tempuhnya. Router bekerja hanya jika protokol jaringan yang dikonfigurasi adalah protokol yang routable seperti TCP/IP atau IPX/SPX. Ini berbeda dengan bridge yang bersifat protocol independent.
 
Repeater 
Repeater bekerja pada level physical layer dalam model jaringan OSI. Repeater bertugas  meregenerasi atau memperkuat sinyal-sinyal yang masuk. Pada ethernet kualitas transmisi data hanya dapat bertahan dalam range waktu dan jangkauan terbatas, yang  selanjutnya  mengalami  degradasi.  Repeater  akan berusaha mempertahankan integritas  sinyal  dan  mencegah  degradasi  sampai  paket-paket data  menuju  tujuan. Kelemahan repeater yaitu tidak dapat melakukan filter traffic jaringan. Data (bit) yang masuk ke  salah  satu  port  dikirim ke luar melalui semua port. Dengan demikian data akan  tersebar  ke  segmen-segmen  LAN  tanpa memperhitungkan  apakah  data  tersebut dibutuhkan atau tidak.
 
Modem 
Modem adalah sebuah device yang digunakan sebagai penghubung dari sebuah PC atau jaringan ke Penyedia Layanan Internet (Internet Service Provider / ISP). Salah satu modem yang dipakai untuk koneksi ke internet  ialah  modem  ADSL.  Modem  ini biasanya digunakan oleh ISP. 
 
Bandwidth
Bandwidth adalah jumlah data atau volume data dalam satuan bit per second yang dapat ditransmisikan lewat sebuah media transmisi jaringan dalam satu satuan waktu. Secara umum, bandwidth dapat dianalogikan seperti sebuah pipa air, dan data adalah air yang akan melewati pipa tersebut. Semakin besar pipa air (bandwidth) maka semakin besar pula volume air (data) yang dapat dilewatkan. Adal beberapa alasan yang menjadikan bandwithmerupakan salah satu faktor penting dalam sebuah jaringan komputer :
  1. Bandwidth berperan penting dalam menentukan kualitas sebuah jaringan karena besarnya saluran data/bandwidth berpengaruh pada kecepatan transmisi data.
  2. Bandwidth memiliki keterbatasan dikarenakan hukum fisika dan keterbatasan teknologi. Setiap media yang digunakan utnuk melakukan transmisi data pasti memiliki keterbatasan bandwidthmaksimal yang bisa dicapai.
  3. Bandwidth tidak didapatkan dengan gratis. Tawaran bandwidth paling sering kita jumpai ketika kita ingin berlangganan internet.
  4. Kebutuhan bandwidth akan selalu naik. Dengan adanya teknologi baru dan infrastruktur jaringan yang diperbaharui, aplikasi dan kebutuhan data biasanya juga akan mengalami peningkatan penggunaanbandwidth